:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2342490/original/001936900_1535370457-Banner_Infografis_Asian_Games_2018.jpg)
Cabang pencak silat, tak pelak memang menjadi primadona lumbung emas Indonesia. Senin, kepingan-kepingan emas yang dipersembahkan Puspa Arum Sari, Yola Primadona & Hendy, Nunu Nugraha, Asep Wildan Sani, Anggi Faisol Mubarok, Aji Bangkit Pamungkas, Komang Harik Adiputra, Iqbal Chandra, Sarah Tria Monita serta Abdul Malik membuat Indonesia bisa menepuk dada.
Terbayar sudah kerja keras Indonesia yang terus meyakinkan Komite Olimpiade Asia (OCA) agar memasukkan cabang olahraga asli Indonesia ini di Asian Games 2018. Pencak silat menjadi satu dari 10 cabang yang baru dipentaskan di Asian Games.
Namun begitu, awalnya Pemerintah sempat ragu. Buktinya, Puspa Arumsari dan kawan-kawan hanya ditargetkan meraih lima medali emas dari 16 nomor yang dipertandingkan.
Pemerintah memang mencoba realistis. Pasalnya, rival-rival dari negara tetangga sudah lumayan maju prestasinya di cabang ini. Sebut saja Vietnam, Laos, atau Thailand.
Berbeda dengan PB IPSI yang lebih percaya diri menanggapi persaingan cabang pencak silat di Asian Games 2018. Juara umum, begitulah target yang diembankan kepada skuat yang ditangai pelatih kepala Rony Syaifullah ini.
Jika melihat delapan emas yang sudah dikumpulkan Yola Primadona dan kawan-kawan, rasanya target juara umum di cabang ini bakal bisa diwujudkan. Apalagi, Indonesia juga masih menyisakan enam wakil lagi di delapan nomor yang tersisa.
Bayangkan, jika cabang pencak silat bisa kembali memanen enam emas tersisa.
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2BP4t4X
No comments:
Post a Comment