Pages

Monday, September 30, 2019

Ada Pelantikan dan Antisipasi Demo, Cek Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR/MPR

Liputan6.com, Jakarta - Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas untuk pengamanan pelantikan anggota DPR dan antisipasi demonstrasi susulan.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Made Agus menyampaikan, penutupan dilakukan untuk Jalan Gatot Subroto yang berada persis di depan Gedung DPR MPR mulai pukul 06.00 WIB pagi ini.

"Ditutup mulai pukul 06.00 WIB," tutur Agus dalam keterangannya, Senin (30/9/2019).

Menurut Agus, hanya tamu dan peserta pelantikan saja yang diperkenankan menggunakan akses jalan yang ditutup itu. Sementara rekayasa lalu lintas lainnya menunggu kondisi terkini di lapangan.

"Sifatnya situasional," jelas Agus.

Sebanyak 1.495 personel disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas di kawasan DPR MPR. Termasuk di antaranya mengawal rombongan VVIP dan pejabat yang rencananya mengunjungi wilayah Lubang Buaya, sebelum pelantikan.

2 dari 2 halaman

Rekayasa Lalin

Rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR MPR adalah sebagai berikut:

1. Lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto ke arah DPR dibelokkan ke kiri, ke Jalan Gerbang Pemuda.

2. Lalu lintas dari Tol Dalam Kota yang akan keluar di lajur Pulau Dua, diluruskan hingga ke Tol Tomang.

3. Lalu lintas dari Jalan Gatot Subroto ke arah Jalan Gerbang Pemuda, diluruskan menuju Semanggi.

4. Lalu lintas dari Jalan Gelora menuju ke Jalan Gerbang Pemuda, diluruskan ke Jalan Asia Afrika.

5. Lalu lintas dari Jalan Asia Afrika menuju ke Gerbang Pemuda, diluruskan ke Jalan Gelora.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2oNspQ9

Liga Italia Jadi Panggung Baru Franck Ribery

Florence - Franck Ribery memutuskan melanjutkan kariernya di Liga Italia Serie A bersama Fiorentina. Di usia 36 tahun, banyak yang mengira kalau gelandang asal Prancis itu hanya akan bersenang-senang hingga kariernya berakhir.

Namun, bukan hal tersebut yang terlihat ketika Franck Ribery tampil membela Fiorentina pada laga melawan AC Milan. Ribery menunjukkan kelasnya sebagai bintang dunia.

Ia memberi inspirasi terhadap permainan Fiorentina. Bukan hanya suporter Fiorentina yang terangah dengan penampilan Fiorentina, tetapi juga suporter AC Milan.

Tidak heran, Ribery mendapat sambutan luar biasa ketika pertandingan berakhir. Ribery membuktikan kalau Serie A bukanlah tempat untuk pemain bintang yang berada di pengujung karier.

Franck Ribery membuktikan kalau Serie A adalah kompetisi yang masih memberikan kesempatan kepada para pemain yang dianggap sudah habis. Setidaknya, Ribery bisa membuktikan kalau ia mendapatkan tempat untuk membuktikan kemampuannya belum habis.

Bersinar Bersama Cristiano Ronaldo

Fiorentina - Franck Ribery
Pemain Fiorentina, Franck Ribery. (dok. Fiorentina)

Kehadiran Franck Ribery bersama Cristiano Ronaldo membuat Serie A kembali disebut sebagai satu di antara kompetisi terbaik di dunia. Ribery dan Ronaldo berhasil menggabungkan aspek kualitas dan pengalaman menjadi performa yang memikat.

Ribery bisa dianggap sebagai duta dari Serie A. Saat Bayern Munchen tak lagi percaya dengan kemampuan Ribery, ia membuktikan kalau dirinya masih bisa bersaing dengan para pemain.

Ribery tak tergiur dengan tawaran uang berlimpah dari Timur Tengah, China dan Amerika Serikat. Baginya, menemukan tantangan adalah hal yang lebih penting bagi pesepak bola.

Mungkin, itu juga yang dirasakan Cristiano Ronaldo ketika memutuskan untuk pindah ke Juventus saat banyak yang meyakini kalau kariernya akan segera berakhir.

Disadur Bola.com (Penulis Aditya Wicaksono / Editor Yus Mei Sawitri, Published 30/09/2019)

Lanjutkan Membaca ↓

Let's block ads! (Why?)

from Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com https://ift.tt/2oEkrZg