Pages

Friday, November 30, 2018

Jelang Tutup Tahun, DFSK Glory 580 Punya Tawaran Menggiurkan

Liputan6.com, Jakarta - Program penjualan di akhir tahun jadi salah satu strategi sejumlah merek otomotif. Hal ini turut diterapkan merek mobil asal China, Dongfeng Sokon (DFSK) dalam memasarkan produknya di Indonesia.

Dipenghujung tahun ini DFSK menggelar Glorius Festival, dimana program ini menawarkan kepada konsumen yang membeli Glory 580 dengan berbagai tawaran menarik.

Berdasarkan keterangan tertulis, Jumat (30/11/2018), konsumen yang membeli unit Glory 580, akan langsung mendapatkan sejumlah kemudahan, mulai dari Booking Fee hanya Rp 5 juta, Cashback senilai Rp 15 juta, dan Down Payment mulai dari Rp 20 juta saja.

Selain itu, konsumen memiliki peluang untuk mendapatkan hadiah lima unit MacBook Pro dan 80 unit smartphone Vivo VII yang akan diundi pada awal 2019.

Menurut Franz Wang, Managing Director PT Sokonindo Automobile, Glorious Festival berlangsung hingga 28 Desember mendatang.

“Konsumen juga berpeluang memiliki hadiah spektakuler seperti lima MacBook Pro dan Vivo VII berjumlah 80 unit yang akan diundi pada Januari 2019,” ujar Franz.

Mobil yang diproduksi di Cikande, Serang, Banten ini dipasarkan di 49 dealer di Nusantara. Setiap konsumen yang membeli DFSK Glory 580, akan menadapatkan super warranty tujuh tahun atau sejauh 150.000 km.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2QupTu7

Penyanyi Denmark Christopher Siap Tampil di SCTV Awards 2018, Ini Profilnya

"Ada 9 lagu yang jadi hits di Tiongkok. Tapi yang terbesarnya adalah 'Heartbeat' dan akan dibawakan di sini pas di SCTV. Dan balik lagi ke cerita tadi, kalau 'Heartbeat' itu kan rasa yang di luar ekspektasi atau apa yang sedang kalian alami, detak jantungnya itu, 'Heartbeat'-nya itu," ucap Christopher dalam wawancaranya.

Sebagai musikus, tentunya Christopher memiliki banyak referensi dan pengaruh dalam bermusik. Ia pun dengan semangat menyebutkan nama-nama yang sudah tak asing lagi di telinga para pecinta musik seluruh dunia. 

Memang akan selalu ada sebuah referensi dan pengaruh. Kalau dulu waktu di umur 17 tahun pertama kali megang gitar, emang pengaruh terbesarnya John Mayer. Tipe-tipe musikus seperti John Mayer, ada juga Jason Mraz. Karena mereka juga enggak cuma nyanyi tapi kan ada yang jadi songwriter, atau cuma nyanyi," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)

from Berita Hari Ini Terbaru Terkini - Kabar Harian Indonesia | Liputan6.com https://ift.tt/2QrFef3